Sembari Online di pagi hari, saya mendapatkan sebuah artikel menarik…yang cukup membuat penasaran.
Let’s read this….!

Mudah-mudahan bisa memberi pengetahuan lebih, and boleh d share…🙂


Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad saw menyebutkan sekurangnya ada dua pra-kondisi yang mengindikasikan bakal munculnya Dajjal untuk menebar fitnah dan kekacauan di seantero dunia. “Dajjal tidak akan muncul sehingga manusia melupakannya dan para Imam meninggalkan untuk mengingatnya di atas mimbar-mimbar.”(HR Ahmad)

Pra-kondisi pertama ialah ketika kebanyakan orang awam sudah tidak ada lagi yang membicarakan perkara Dajjal.Kalaupun ada, mereka tidak membicarakannya berdasarkan hadits-hadits Rasulullah saw. Pembicaraan soal Dajjal berasal dari sumber-sumber yang tidak jelas. Pra-kondisi ini tampaknya telah menjadi kenyataan.

Pra-kondisi kedua ialah ketika para Imam di mimbar-mimbar tidak lagi mengingatkan ummat akan bahaya fitnah Dajjal.Pra-kondisi kedua inipun tampaknya telah menjadi kenyataan dewasa ini. Praktis tidak ada seorangpun muballigh, penceramah ataupun ustadz dewasa ini yang mengangkat tema Dajjal dalam khutbahnya. Padahal Rasulullah saw bersabda: “Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal.” (HR Thabrani)
Sistem global dunia dewasa ini menghasilkan rangkaian fitnah menjelang muncul dan berkuasanya oknum Dajjal. Ini merupakan kondisi penuh fitnah yang lebih dikhawatirkan Rasulullah saw daripada munculnya fitnah Dajjal itu sendiri. Bukan suatu kebetulan jika ada hadits berbunyi sebagai berikut: Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan di hadapan Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (fitnah Dajjal). Dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali dalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.”(HR Ahmad)

Sementara itu pada lembaran uang satu dollar Amerika terdapat gambar yang disebut ”The Great Seal” atau ”Tanda yang Agung”. Di dalamnya ada gambar piramida yang tidak sempurna dimana pucuknya raib laksana nasi tumpeng yang terpotong bagian atasnya. Piramida tersebut merepresentasikan struktur dan sistem dunia dewasa ini. Dunia diarahkan menjadi bak satu struktur dengan sistem piramida. Namun sistem itu belum memiliki pimpinan. Yang penting mempersiapkan sistem semaksimal mungkin. Di bawah piramida tertulis Novus Ordo Seclorum, bahasa Latin yang berarti ”A New Order of the Ages” atau lebih populer dengan sebutan ”New World Order”. Mereka bermaksud membangun sebuah kehidupan berupa satu “Tatanan Dunia Baru”. Inilah yang dikatakan oleh Ahmad Thomson sebagai Sistem Dajjal. Suatu peradaban yang nilai-nilainya secara diameteral bertentangan dengan nilai-nilai Kenabian. Suatu dunia dimana segenap lini kehidupan berjalan dan tunduk kepada nilai-nilai Dajjal.

Di atas piramida tertera Annuit Coeptis yang berarti ”The Eye (Providence) favors our undertakings” atau “Usaha/persembahan kita direstui Mata Tunggal”. Mereka sangat yakin bahwa semua upaya mewujudkan Tatanan Dunia Baru mendatangkan keridhaan si Mata Tunggal. Artinya sistem dunia yang bertentangan dengan nilai-nilai kenabian justru bakal memuluskan kemunculan Dajjal.

Pimpinan piramida digambarkan berupa sebuah ”mata tunggal” dalam segitiga yang diletakkan berjarak sedikit di atas pucuk piramida tersebut, seolah menyatakan bahwa pimpinan belum ada tapi sudah jelas bakal segera datang. Sekeliling segitiga bermata tunggal itu dibuat garis-garis yang seolah mengisyaratkan bahwa si mata tunggal merupakan sumber cahaya (the source of light). Nabi Muhammad saw bersabda: “Dan sesungguhnya Dajjal itu bermata satu; sebelah matanya tidak nampak. Di antara kedua matanya tertulis “kafir” yg terbaca oleh setiap mu’min yg mengerti baca-tulis ataupun tidak.”(HR Ahmad) Syarat untuk sanggup mendeteksi kebatilan Dajjal dan sistemnya bukanlah intelektual atau tidaknya seseorang, melainkan murni atau tidaknya iman di dada.

Dalam buknya, ”Dajjal-the Anti-Christ” Ahmad Thomson menulis ”…kita akan saksikan bahwa pengambilalihan sedang berjalan lancar, nampaknya saat kemunculan si Dajjal sudah sangat dekat, alasannya sangat sederhana: karena sistem-sistem dan para pengurusnya, yaitu sistem kafir, yaitu sistem Dajjal, telah memperoleh kekuasaan yang cukup di seluruh dunia, sehingga begitu si Dajjal dikenali dan diakui, Dajjal bisa langsung dinobatkan sebagai pimpinan yang dinanti-nanti.”
Sadarkah saudara bahwa dewasa ini kita hidup di potongan zaman yang paling kelam dalam sejarah ummat Islam…?Bahkan kita sedang menjalani Badai Fitnah sebagaimana di-prediksi oleh Nabi Muhammad shollollahu ‘alaihi wa sallam 15 abad yang lalu. Peradaban dunia dewasa ini berjalan diluar petunjuk Allah subhaanahu wa ta’ala. Inilah -sebagaimana ditulis Ahmad Thomson- zaman berdirinya Sistem Dajjal. Dan kita sudah harus bersiap menghadapi puncak fitnah yakni Ad-Dajjal….!

6 thoughts on “The Dajjal System….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s