Garis Panjang Lurus Itu Terbuat dari Torehan Garis Kecil

Ingatkah kalian saat kecil? Aktifitas pertama kita yang bisa dibilang cukup kreatif adalah menggambar. Memang torehan pertama sangat sulit dimulai dengan benar, karena kita baru diperkenalkan dengan kegiatan tersebut yang masih asing sebelumnya. Namun beberapa lama kemudian, hal-hal baru mendadak berdatangan dari otak kita. Ada anak yang menorehkan gambarnya menurut apa yang sering dilihatnya, ada yang hanya berekspresi tanpa batas, ada yang malahan tidak berbuat apa-apa karena bingung. Itu semua bentuk proses yang kita lewati sejak kecil. Dari satu peristiwa yang mungkin terlupakan namun mengandung sebuah hikmah mendalam.

Bagaimana dengan sekarang? Apakah kalian telah handal menorehkan gambar-gambar diatas kertas? Bahkan tiap genre sudah dikuasai. Marilah kita ambil satu contoh, sebuah unsur dari membuat suatu gambar yaitu menarik garis. Menarik garis yang lurus memang sulit, terlebih lagi jika hanya dilakukan dengan freehand atau tidak memakai alat bantu. Cobalah menarik garis panjang dengan sekali torehan, bagaimana hasilnya? Apakah sempurna seperti memakai alat bantu? Ataukah berantakan? Saya rasa jawabannya mungkin sama, yaitu tidak sempurna.

Mengapa seperti itu? Karena memang tangan kita merupakan hal yang kompleks, banyak pengaruh-pengaruh yang menyebabkan garis yang kita buat tidak lurus. Bisa jadi detak jantung kita, nafas kita yang tidak teratur, atau fikiran kita yang tidak focus. Nah, kalau begini apa yang kita lakukan? Saya rasa teman-teman akan menjawab “Ambillah alat bantu seperti penggaris, dll.”. Semudah itukah kalian menyerah?

Saya punya alternatif lain yang paling tidak membuat kita untuk berjuang lebih. Cobalah menarik garis lurus, namun kali ini dengan cara sedikit-demi sedikit. Buatlah garis panjang itu dengan kumpulan garis-garis kecil yang menyatu satu sama lainnya. Sambunglah ujung-ujungnya, lalu lihat apa hasilnya. Waw! Garis panjang yang tadi berantakan atau tidak lurus, sekarang menjadi lurus (paling tidak mendekati). Dan semua itu dilakukan dengan tangan kita! freehand!, tanpa alat bantu!

Merupakan sebuah kebiasaan bagi kita untuk berlaku tidak sabar terhadap setiap proses hidup kita. Ada yang tidak sabar menjadi kaya, akhirnya ia jadi “korban” penipuan seorang dukun gadungan. Atau menjadi pencuri kelas teri, yang akhirnya hanya mati konyol ditangan para preman. Ada yang tidak sabar menjadi penguasa, sehingga akhirnya ia rela “menjual” harga dirinya dengan menyogok beberapa pihak.

Semua hasil pasti butuh proses. Bisa lama, cepat, atau bahkan ditunda sesuai kehendakNya. Seperti membuat garis tadi. Torehan-torehan kecil itu adalah proses yang terus kita bangun di hari-hari kehidupan kita. Terkadang kita lelah menorehkan satu garis berikutnya dan berfikir untuk berhenti, atau pensil kita yang patah saat menorehkan garis demi garis, atau dengan tidak sengaja kita menorehkan garis yang salah sehingga merusak susunan garis sebelumnya. Itu semua hanyalah variasi cobaan yang menempa kita, menghalangi kita dari membangun sebuah hasil. Pada hakikatnya semua cobaan itu sama tujuannya, untuk menguji sang pembangun hasil. Bukankah pedang besi tidak akan kuat jika tidak ditempa terus menerus?

Simple, namun tidak jarang dianggap remeh sekarang ini, bak remah-remah kue kering yang tidak perlu disapu karena toh nanti akan hilang jua tertiup angin.

Memang sebuah prose situ absurd, tetapi semua itu akan menjadi nyata jika terdapat suatu tujuan yang jelas, diikuti dengan ketelatenan dan tentunya do’a yang tak pernah putus, niscaya akan timbul sebuah hasil yang baik. Maksud baik disini merupakan hal yang baik bagi diri kita, bisa sukses atau bahkan gagal, tapi percaya bahwa itulah yang terbaik bagi kita. Dan itulah hasil dari proses yang kita tempuh, jadi terimalah, lalu introspeksi agar saat proses berikutnya kita bisa menjadi lebih baik.

Best Regards,

sangterasing

image source : 1,2,3

4 thoughts on “Garis Panjang Lurus Itu Terbuat dari Torehan Garis Kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s