Di Kala Senja

Oh Matahari…

Sore ini kau terlihat malu-malu

Warnamu meredup memburam, padahal tadi siang merekah

Apa kau akan pulang?

Mungkin engkau tlah sampai waktu untuk evaluasi

Setelah seharian merekah megah

 ***

Oh Matahari..

Aku sungguh iri

Melihatmu tuk kesekian kali, tuk trus memberi

Apa tak kecapaian?

Walau kau bakar dirimu

Demi milyaran umat manusia

 ***

Oh Matahari..

Kau sungguh popular

Bak Lionel Richie atau Michael Jackson dizamannya

Apa kau senang?

Bahkan timbul sekelompok khilaf, yang menjadikan kau bahan sesembahan

 ***

Ku yakin saat itu kau malu pada Rabb-mu, Rabb-ku

Jika saat itu terlihat wajahmu, kan menetes air mata

Bahwa bukan engkau yang mestinya disembah

 ***

Oh Matahari..

Engkau kelelahan

Kan kuselimutkan kau, dan kuistirahatkan

Tapi apa manusia akan hidup?

Padahal semua butuh dirimu

 ***

Oh Matahari..

Kau mengajarkan arti optimisme

Saat siang megah merekah

Kau mengajarkan arti bertawadu’

Saat sore tunduk meredup

***

Menambahkan kekagumanku akanmu,

akan Rabb yang menciptamu.


best regards,

sangterasing

image source: 1

3 thoughts on “Di Kala Senja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s