Uniquely Indonesia, Uniquely Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, ahlan wa sahlan wahai tamu agung. Tamu yang telah ditunggu-tunggu selama 11 bulan, oleh 1 Milyar umat muslim diseluruh dunia. Terlebih lagi di Indonesia yang notabennya adalah penduduk dengan umat muslim terbanyak diseluruh dunia, bagaimana tidak bulan suci ini disambut dengan gagp-gempita, tidak kalah dengan meriahnya Tahun Baru namun bedanya kali ini kemeriahan dirasakan selama sebulan lebih.

Apa yang unik? Hampir dibulan suci ini seluruhnya tidak dapat dijelaskan dengan logika. Kita hidup di negara yang syukurnya sangat menghargai datangnya bulan Ramadhan, bagaimana tidak, sebelum datangnya bulan Ramadhan media ditelevisi, radio dan internet sudah “mengenakan” tema Ramadhan tiap kali penayangannya. Bahkan salah satu personil Debu mengemukakan bahwa alasan mereka sekeluarga pindah ke Indonesia dari Amerika, adalah “karena bulan Ramadhan disini lebih terasa”.

Kalau ditanya dibagian manakah keunikannya? Saya akan coba mengajak kalian untuk melihat realita dengan menjabarkan beberapa keadaan di Indonesia dalam bulan Ramadhan ini.

1. Perputaran uang yang sangat cepat

            Hal ini sangat terlihat ketika kita melewati beberapa toko-toko, pasar, trade center, dan Departement Store yang telah menjamur di Indonesia. Pengunjung seakan tidak habis-habisnya berdatangan, mereka datang bermaksud untuk membeli keperluan-keperluan pokok. Pengeluaran yang mereka keluarkan bahkan melebihi dari bulan-bulan biasanya, padahal waktu makan mereka lebih sedikit dari bulan-bulan biasanya. Belum lagi yang membeli perlengkapan lebaran jauh sebelum lebaran itu sendiri.

2. Usaha mikro “banjir”

            Yap, benar! Memang bulan yang berkah, karena disadari-tidak disadari perputaran uang pada usaha mikro bisa melebihi usaha makro. Lihat saja usaha-usaha baju koko, peci, kerudung dan pernak-pernik ramadhan lainnya yang “bertebaran” di pasar atau ruko-ruko sepanjang jalan. Belum lagi usaha kuliner yang tiba-tiba muncul, seperti kolak, goring-gorengan, cincau, pacar cina, kolang-kaling dan lain-lain.

3. Program Islami 24 jam

Media televisi yang lebih berperan dalam hal ini, walau radio dan dunia maya tidak kalah perannya. Sebut saja Jazirah Islam, Sahur Yuk Sahur, OVJ Sahur, Mari Berbuka dan program-program lainnya. Bahkan tidak kalah para produsen sinetron “menggarap” Ramadhan ini dengan judul sinetronnya yang bertajuk “Edisi Ramadhan”.

4. Produk Ramadhan bermunculan

            Tidak kalah para produsen elektronik berlomba-lomba meluncurkan produk elektronik edisi Ramadhannya. Sebut saja HP Nexian Ramadhan, yang didalamnya terdapat banyak konten-konten Ramadhan. Ini dimaksudkan untuk menarik konsumen Muslim yang ingin bergaya sembari mendekatkan diri kepada Allah, ditambah dengan harga yang sangat terjangkau.

5. Kegiatan manusia 24 jam nonstop

Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh penduduk Indonesia dikala Ramadhan, padahal bisa dikatakan ketika puasa, tubuh kita lemas sehingga kegiatan pun akan berkurang, tetapi ternyata teori ini tidak berlaku di Indonesia. Ternyata kegiatan-kegiatan bakti sosial bermunculan di bulan Ramadhan, ada yang profit dan non-profit, semua tergantung si empunya acara.

Diluar kegiatan event seperti tadi adalagi kegiatan yang tidak kalah ramainya, yaitu buka bersama (bukber) yang kadang dilakukan oleh kelompok institusi sekolah, kantor, maupun kelompok-kelompok anak muda. Belum lagi kegiatan-kegiatan sahur on the road yang tidak dilakukan pada hari-hari biasanya, dapat juga dilakukan oleh institusi, lembaga maupun perorangan. Sehingga bisa dikatakan jalanan dipenuhi oleh masyarakat hampir 24 jam, karena dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan dari baksos, bukber hingga sahur on the road.

Kalau ditelisik lagi, bisa jadi banyak keunikan yang terjadi di Indonesia saat Ramadhan, namun sementara 5 yang bisa saya paparkan. Memang Ramadhan adalah bulan yang berkah, bagi mereka yang berusaha untuk dunianya (berkah rezeki), maupun untuk mereka yang berusaha untuk akhiratnya (pahala berlipat dan keutamaan lainnya). Bagaimana dengan kegiatan anda?

best regards,

sangterasing

image source: 1, 2, 3, 4, 5, 6

7 thoughts on “Uniquely Indonesia, Uniquely Ramadhan

  1. Ramadhan seperti sebuah “musim” dimana di bulan ini segala sesuatunya hampir selalu berulang, harga2 yang naik, banyak penjual dadakan, acara-acara TV yang “mendadak” religi, lagu-lagu islami, dan sebagainya…

    Selamat menjalankan ibadah puasa…🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s