Kemanakah Kau Pergi Ramadhan..

Assalamu’alaikum..

Biarkan saya memulai tulisan ini dengan bismillah… Alhamdulillah sekali akhirnya bisa kembali menulis, sejenak berbagi setelah sekian lama tidak mengisi blog ini dengan tulisan. Ke-absen-an saya pada blog ini mungkin dikarenakan saya yang akhirnya telah bekerja disuatu perusahaan (Alhamdulillah…) disibukkan oleh aktivitas yang baru saya hadapi. Belum lagi bolak-balik menyelesaikan revisi TA yang sekarang sudah selesai (Alhamdulillah lagi…), semua mungkin karena berkah Ramadhan bulan nan suci ini. Tanpa saya sadari semua itu terjadi dimomen-momen Ramadhan ini.

Nah, akhirnya kali kesempatan ini izinkan saya tuk membahas tentang Ramadhan yang sedikit lagi akan meninggalkan kita. Berbagai momen telah dilewati pada bulan Ramadhan tahun ini, pada bulan ini terjadi peringatan Kemerdakaan Indonesia yang ke-66, pada bulan ini om Nazaruddin akhirnya kembali ke Indonesia, pada bulan ini juga Timnas Sepakbola Indonesia mengalami kemajuan, yaitu berhasil lolos di babak penyisihan untuk Piala Dunia hingga kemenangan Tim kita melawan Tim dari Palestina pada pertandingan persahabatan tidak lama ini (berterimakasih pula pada bangsa Palestina yang bersedia ‘main’ ke Indonesia walau bangsanya sedang dalam kemelut yang luar biasa, smoga kemerdekaan engkau dekat ‘amin’).

Tanpa disadari berkah Ramadhan pada tahun ini benar-benar diperlihatkan oleh Allah SWT (difloor-kan abis-abisan), tapi sayang-disayang tidak sedikit dari kita yang ‘menutup mata’-nya untuk melihat kebesaranNya. Masih banyak saya melihat seorang muslim yang tidak menjalankan ibadah puasa pada bulan ini, padahal sudah banyak pembuktian kebaikan puasa, dari segi ibadah bahkan dari segi kesehatan. Seorang khatib yang juga seorang dokter menyatakan bahwa puasa mengurangi kerja otot pencernaan pada tubuh manusia, serta merupakan sarana penyembuhan hati atau dapat dikatakan sebagai ‘terapi jiwa’ bagi orang-orang yang sering terjangkit penyakit ‘stress’.

Beruntunglah bagi kita yang masih bisa merasakan Ramadhan tahun ini, karena banyak teman kita, saudara kita atau bahkan tokoh dan selebritis Indonesia yang tidak mendapat kesempatan untuk merasakan Ramadhan tahun ini. Sebut saja Alm. KH Zainudin MZ yang tidak lama berpulang ke rahmatullah, lalu Alm. Adjie Masaid suami Angeina Sondakh yang meninggal saat berolahraga, lalu 2 pemudi korban kecelakaan Sahur On The Road salah satu SMA Jakarta, semoga mereka semua diberikan ketenangan di sisi Allah swt. Mereka hanya segelintir contoh orang-orang yang tidak mengalami Ramadhan tahun ini, sedangkan masih banyak lagi contoh dimasyarakat, keluarga kita, atau bahkan diri kita sendiri yang akan mengalaminya. Hal ini dapat dijadikan sebagai dzikrul maut bagi kehidupan kita, tentang hal apa saja yang telah dilakukan selama Ramadhan ini. Agar kita tidak lagi menyia-nyiakan Ramadhan nanti jikalau masih diberikesempatan.

Sungguh keberkahan yang luar biasa pada Ramadhan kali ini, maka tidak aneh jika seseorang berdoa “Ya Allah, sampaikanlah aku pada Ramadhan berikutnya”. Karena memang tiap Ramadhan memiliki keberkahan yang macam-macam disamping keutamaan-keutamaan pahala yang telah disebutkan Nabi Muhammad saw. Sekarang bulan itu telah hampir meninggalkan kita, kalau ibarat seorang tamu ia telah mengepak barang-barangnya dan mengikat sepatunya untuk pergi. Maka jangan Tanya “Ramadhan, kemanakah kau pergi?” karena ia akan datang kembali tahun depan untuk menemui manusia yang merindukannya. Sudah terlambatkah menyadari perginya Ramadhan? Tidak, maksimalkanlah ibadahmu diakhir Ramadhan ini, perbanyak i’tikaf, salat malam dan membaca Al-Qur’an, dan berdo’alah agar Sang Pemberi Kesempatan memberikan kesempatan kepadamu untuk bertemu Ramadhan tahun depan.

Aamiin…

best regards,

sangterasing.

image source: 1, 2

2 thoughts on “Kemanakah Kau Pergi Ramadhan..

  1. bulan suci ramadhan sudah berganti menjadi syawal,

    semoga esok kita diberikan kesempatan lagi untuk bertemu dan merasai kembali kesucian dan nikmat di ramadhan selanjutnya🙂🙂

    Mohon Maaf lahir bathin mas Raafi,

    Minal Aidzin wal Faidzin.

    Apabila sempat, mampir mas, kesini :

    http://wholesketch.wordpress.com/

    Like

    1. Sama-sama mas teguh.. maaf bila ada kesalahan (padahal baru kenal), kalau ada karakter yg lupa ditulis, atau spasi yang terlau lebar (hehe)

      boleh jadi ramadhan telah pergi, tapi semangat tetap di hati.

      ^_^ keep spirit!

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s