Oke.. kali ini saya menantang para pembaca untuk proyek menulis 15 menit.

Sebenarnya mungkin sudah banyak para penulis profesional yang dapat menghasilkan karya fenomenal dengan waktu segitu, tapi bagi saya dan para pembaca yang baru akhir-akhir ini “ketagihan” untuk menulis mungkin bisa mencoba.

Aturannya cobalah menulis dengan waktu 15 menit, tidak kurang tidak lebih. Kalau waktu sudah selesai ya hentikan, kalau belum paksakan apa saja ide yang keluar. Insya Allah itu menguji ketajaman pandangan kita.

Tulis tentang keadaan sekitar kalian, kalau sedang duduk di taman ceritakan tentang taman tersebut, di kampus ceritakan juga, dikantor juga. Ini bisa dilakukan dimana saja.

Karena saya yang memulai, jadi ada baiknya saya mulai dengan diri saya sendiri. Berikut tulisan 15 menit saya (Sabtu, 3 Maret 2012, 11.23-11.38)

Sinar 15juta Derajat

Wajah-wajah asing berlalu lalang didepanku, ada yang cerah, ada yang masam, ada yang bingung, ada pula yang datar. Disini dibangun ilmu tahap demi tahap oleh orang-orang yang peduli dengan bangsanya, dengan berdindingkan kaca sinar 15juta derajat gagal menembus tabir rekaan manusia.

Ya.. tak dipungkiri suhu diluar sana dapat mendidihkan pikiran, membuat gila siapa saja yang berjalan dibawahnya. Tapi itu semua berarti, demi mencari halaman demi halaman yang hilang tiap waktu. Buku-buku diatas sana menanti para pecinta ilmu untuk menjamahnya, seakan-akan berteriak mencari tuannya yang lama pergi.

Beralaskan kayu, bersandarkan kulit hitam, menatap elektron yang hilir mudik didepan monitor laptop ini. Si segar juga ikut menemani tiap kata yang kuketik, berjasa melepas dahaga saat pikiran terkapar.

Yap inilah suasana yang kurindukan. Kurasa jika Gie remaja masih menjelajah, ia akan menggemari aroma ini, menyentuh halus rumah ilmu yang lama terlupakan bahkan beralih fungsi. Menatap miris yang dahulu gudang ilmu, menjadi tempat leha-leha kaum hedonis.

Kurasa hawa panas pun akan hilang bagi siapapun yang merindu, lebih lagi jika angin merdu membantu si raga menahan terik. Kuhabiskan seteguk lagi demi lepasnya kata siang ini, berharap kan berjumpa lagi esok, lusa, maupun tahun depan.

Menanti datangnya kepastian, kapankah berjumpa? Memang kesendirian menyuburkan inspirasi. Saat ramai hanya bisa menghasilkan diskusi, namun sendiri bisa melahirkan kontemplasi.

best regards,

sangterasing

Nah, itu dia tulisan saya selama 15 menit. Pas berakhir pada pukul 11.38, walau sempat bingung juga melanjutkan dimenit-menit terakhir. Saya mengudang teman-teman blogger untuk mencobanya. Mudah kok, cuman butuh 15 menit dari waktu kita. Bentuknya terserah, mau deskripsi, narasi, puisi, apapun yang bentuknya tulisan, terlebih lagi bisa menginspirasi. Selamat berpartisipasi🙂

Yang sudah kelar, bisa comment hasilnya dibawah ya..

best regards,

sangterasing

image source: 1

6 thoughts on “Nulis 15 menit…

    1. Semuanya bertahap, beranikan diri.. baru bisa melangkah kedepan.
      Kalo kata orang bijak, semua bukan perkara bisa atau tidak bisa, tp karena mau atau tidak mau. Selamat mencoba..🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s