Bola Mata Bocah yang Berputar | Observasi, Klarifikasi, Aksi

Tidak bosan-bosannya sebuah perjalanan bilamana didalamnya terdapat hal-hal yang menarik untuk dilihat, diperhatikan, atau malahan suatu hal yang bersifat suatu peristiwa. Namun kadang hal kecil bisa menyita perhatian disaat kita dalam perjalanan, hal yang dihari-hari biasa tampak tidak menarik namun menjadi berkesan saat perjalanan.

Perjalanan saya bolak-balik Jakarta-Bandung-Jakarta yang menjadi sering akibat persiapan event di Bandung “memaksa” saya akhirnya merasakan hal tersebut. Kurang lebih 2 minggu sekali saya dan teman-teman memijakkan kaki di Bandung, dan kebanyakan waktu kami terbuang diperjalanan. Bayangkan saja, pulang-pergi bisa memakan waktu kira-kira 8 jam! Padahal agenda kami di Bandung hanya berkisar antara 2-3 jam, dan itu kami rampungkan dalam waktu sehari..!! Alhasil, besoknya saya dan beberapa teman terkena flu.

Dalam perjalanan saya dan teman-teman ke Bandung, banyak objek-objek observasi yang kami lihat. Terutama beberapa yang tidak ada di Jakarta. Namun dari beberapa banyak yang kami lihat, satu yang menjadi ketertarikan saya.

Seorang bocah kecil dalam dekapan ibunya terus melototi sekitar, seakan-akan menantang zaman dan orang-orang didalamnya. Matanya terus berputar-putar, menelanjangi budaya sekitar, terlihat antusias menerima cahaya lewati retina matanya. Siapapun yang melihat pasti tertantang untuk memperhatikan gerak-gerik matanya.

Semangat Belajar

Semangat mempelajari sekitar ternyata sudah tertanam di dalam diri kita dari sejak kecil, walau dengan proses awal yang sangat sederhana yaitu proses melihat. Dari proses melihat kita secara tidak langsung sedang melakukan observasi, penelitian sederhana melalui alat indera penglihatan kita. Memfilter warna-warna, memperhatikan gerak-gerik, meraba bayangan yang terletak jauh maupun didepan wajah kita, mungkin itu yang dilakukan semua manusia di awal kehidupannya.

Setelah beranjak agak dewasa, proses melihat (observasi) pun beralih ke proses bertanya (klarifikasi). Disini otak kita pada umur -+ 8-10 tahun dilatih untuk berpikir kritis atas semua hal yang kita lihat, maka dari itu interaksi tanya-jawab lebih sering dilakukan daripada umur sebelumnya. Misalnya: “Ini apa Pa?” atau “Itu bebek ya Pa?”, sebagai orang tua atau lawan bicara pertanyaan-pertanyaan seperti baiknya tidak dihiraukan, karena akan membuat sang anak kehilangan semangat bertanya (klarifikasi) tersebut. Menyambut pertanyaan sederhana dengan lembut seperti, “Iya Nak, betul” atau sedikit bertanya balik “Memang iya? koq tau dek?” bisa memacu semangat belajar dan meningkatkan interaksi kita dengan mereka.

Melewati kedua fase melihat (observasi) dan bertanya (klarifikasi), sang anak akan masuk ke fase berikutnya, yaitu fase melakukan (aksi). Mungkin banyak sekali contoh-contoh tentang hal ini, salah satunya yang sering diperlihatkan sekaligus membuat kita terkekeh-kekeh, adalah saat seorang anak mencoba untuk berjalan. Bisa kita lihat, dari sang anak mulai berusaha berjalan, lalu jatuh, namun berdiri lagi, jatuh lagi, dan hal itu berulang-ulang tanpa sang anak merasa kelelahan dan menyerah, bahkan ada yang terantuk hingga menangis. Bayangkan jika sang anak menyerah, bisa jadi ketika dewasa ia lumpuh tak bisa berjalan. Dan saya yakin masih banyak lagi usaha-usaha lainnya dari sang anak.

Begitulah ternyata diri kita sewaktu masih kecil, kegiatan melihat (observasi)- bertanya (klarifikasi)- dan melakukan (aksi) sudah merupakan hal natural yang kita lakukan sedari kecil. Jangan sampai semangat mempelajari hilang ketika beranjak dewasa, terus gali dan asah rasa tersebut, dengan menerapkan prinsip yang sama yaitu (observasi)- bertanya (klarifikasi)- dan melakukan (aksi).

Sedikit hikmah dari tiap perjalanan yang saya alami ketika ke Bandung bersama teman-teman. Hal menarik disebuah bis kota, mewarnai suasana Bandung kota Kembang.

best regards,

sangterasing

image source: 1, 2, 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s