Tidak sabar menunggu hari-H event @EO_Glanz #TrainingJDA26Okt, merubah mindset tentang jodoh dan persiapan menyambutnya.

Sebagai ‘snack’ kecil menyambut #TrainingJDA26Okt, izinkan saya berbagi tentang “Jodoh Punya Siapa”

Sebagai manusia, kita tidak luput dari sifat salah dan sombong. Itu perang yang berlangsung seumur hidup.  Jagankan tentang masalah keduniawian, kadang manusia masih saja sombong dengan masalah ke-akhiratan.

Salah satu contoh, bagi manusia “Jodoh” itu hal yang ghaib, selevel dengan rizki dan kematian. Bahkan “Jodoh” masuk ke dalam 3 hal yang dituliskan Allah dalam Lauhul Mahfuz; Rizki, Jodoh & Mati.

Namun masih banyak kita temui orang-orang yang sombong dalam menentukan “Jodoh”-nya sebelum pernikahan dilaksanakan. Banyak orang, terutama muda-mudi yang ‘ngebooking’ Jodoh-nya sebelum pernikahan itu terjadi.  Alhasil, terjadilah sistem ‘per-pacaran’ yang sudah terbukti berkali-kali menyakitkan hati pelakunya.

Padahal kita sudah sama-sama tahu bahwa #Jodoh ialah hak Allah yang menentukan, bukan manusia.

Banyak contoh sistem ‘pacaran’ sebagai booking #Jodoh tak membuahkan hasil.  Puluhan bahkan ratusan, wanita & laki-laki tersakiti dalam proses ‘pacaran’ tersebut. Bertahun-tahun pacaran pun tak menjamin ia jadi #Jodoh-mu kelak, lantas mengapa tetap dilakukan?

Maka mari sama-sama renungkan, #Jodoh itu punya siapa sih? Kita akan sama-sama tahu jawabannya ialah milik Allah. Allah yang tentukan, sekuat apapun kita ber-ikhtiar. Yang ikhtiar benar saja blm tentu dikasih, apalagi yg ikhtiar salah.

Justru yang ikhtiar salah akan dimurkai oleh Allah. Nah lho, ikhtiar aja blm tentu dapet, malah dpt murkaNya.

Anak kecil jika ingin diminta barang atau mainannya tentu akan memberikan syarat bagi sipeminjam. Anak itu akan berkata, “Boleh minjem, asal jangan rusak ya.. jangan hilang ya.. jangan kotor ya..”.

Pada hakikatnya, manusia hanya meminjam “Jodoh” dari Allah swt. Bahwa SEGALANYA akan berpulang menuju Allah. Maka sudah tentu dalam meminjamnya, harus ada SYARAT dari Allah yang kita tepati.

Lalu apa syarat itu? Ada pada surat An-Nur: 32 yang berbunyi, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”

Dengan begitu, bagaimana syarat meminjam #Jodoh dari Allah swt? Jelaslah dengan MENIKAHINYA. Jadi yang meminjam “Jodoh” dengan tidak menikah itu apa? Itu berarti ia orang yang tak beretika, bahkan pada Tuhannya.

Jemputlah #Jodoh dengan baik, dengan syarat yang Allah tentukan. Maka kau akan capai “Jodoh Dunia Akhirat”-mu

———————————————————————————————————

Hadiri “Training Jodoh Dunia Akhirat” bersama @canunkamil & @fufuelmart, @dwiishak serta @Just_Riant, 26 Oktober 2013 di Graha RSPP aula lt.12 – Jakarta Selatan. Info lebih lengkap, silahkan klik http://on.fb.me/1fOKdclhttp://on.fb.me/15fv4Q1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s