Cinta & jodoh perlu diperjuangkan. Bukan hanya mendapatkannya, namun lebih berat saat telah mendapatkannya.

Pernah dengar kan istilah, “Dapat juara 1 lebih mudah daripada mempertahankannya!”. Hal itu juga berlaku pada setiap pernikahan.

Kemarin habis sharing sesi pertama di #TrainingJDA26Okt, bersama Canun & Fu, sama Mas Dwi. Jadi belajar dr pengalaman masing-masing.

Di slide terakhir saya tamplkan nama IBRAHIM AS. Mengapa? Karena bagi saya sosok tersebut sangat fenomenal.

Nabi Ibrahim as ialah pemimpin keluarga yang luar biasa berhasil mendidik anaknya dalam ‘universitas kehidupan’.

Bayangkan! Berkat aqidah sang ayah yang kuat, ia bisa menularkannya kepada sang istri, bahkan buah hatinay Ismail yang tidak besar dalam ‘pegangannya’.

Maka tak salah ia diberi gelar “khalilullah” oleh Allah langsung, yang berarti “kekasih Allah”.

Gelar yang sangat mulia tersebut awalnya diprotes malaikat. Malaikat menilai, bagaimana Ibrahim yang bergemilang harta, anak serta istri diberi gelar khalilullah?

Dizamannya Ibarhim AS ialah orang yang kaya raya, mungkin sekarang billiuner. Ia memiliki 12.000 domba, ratusan sapi dan unta.

Kalikan saja dengan nilai rupiah sekarang, tentu predikat billiuner sangat cocok bagi beliau.

Namun Allah berkata, “Kalian jangan memandang seseorang dari lahiriahnya saja, hendaklah kalian meneliti hatinya…”

“…Kendati Ibrahim bergelimang dnegan anak dan istrinya, namun ia itu merupakan figur yang tidak pernah membagi cintanya terhadap-Ku..”

“..Kalau tidak percaya, coba saja kau uji dia baik-baik!”, tantang Allah kepada malaikat.

Maka Jibril pun berangkat ke bumi menemui Ibrahim untuk berdalog. Setelah berjumpa Jibril pun berkata, “Wahai Nabiyullah, milik siapa kawanan ternak yg byk tsb?”

“Itu semua milik Allah, hanya saja saat ini aku diberi mandat untuk mengurusnya.” Begitu jawab Ibrahim as.

“Bisakah kau bershadaqah padaku seekor saja?”, selidik Jibril. “Jangankan ternak ini, anakku bahkan akanku infaqkan kpd Allah jika Ia berkehendak”, jawab Ibrahim.

Maka Allah memberinya ujian yang kita kenal sebagai cikal bakal perayaan Idul Qurban.

Saat Ibrahim melaksanakan perintah Allah u/ menyembelih Ismail maka malaikat pun tersadar, gelar “khalilullah” memang pantas untuknya.

Begitulah sosok yang telah menjadi “Jalan Surga” bagi anak & istrinya, keluarga yang telah mendapat ridho Allah dan akan berkumpul di syurga.

Inilah contoh tepat “Jodoh Dunia Akhirat” yang sesungguhnya, semoga kisah tersebut dapat menjadi contoh bagi setiap keluarga, terlebih ayah. Wassalam🙂

best regards,

sangterasing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s