Kenapa ada istilah ‘Mengarungi Bahtera Kehidupan’? Ya karena hidup bisa dianalogikan dengan perahu. Yang kita arungi dr kecil hingga remaja, itu ‘perahu’. Dari remaja ke dewasa, itu ‘perahu’ juga. Pun dari dewasa ke pernikahan.

“Selamat mengarungi Bahtera Rumah Tangga ya”, ucap tamu saat menyalami kita. Dulu saya gak tahu apa itu ‘bahtera’.

Saya juga gak tau kenapa abis menikah dianalogikan dengan ‘bahtera’. Bahtera = perahu? Emang abis nikah mau tinggal dilaut. Tapi dulu sy pernah mendengar begini, “Rumah tangga itu bak bahtera, harus dijaga supaya gak bocor alias kandas”, iya juga ya.

Terus lanjut orang itu, “Tapi pasti ada riak-gelombang di bahtera saat mengarungi, bahkan ada yang bocor”. “Nah, lantas gimana kalo udah bocor? Salah satunya harus mengalah untuk ‘nambal’, gak boleh dua-duanya keras hati. Setelah itu sy baru sadar, kenapa banyak pernikahan berujung kandas. Mungkin saja karena saat ‘bocor’ tak ada yg mau ‘nambal’.

Tak ada kan yang saat menikah, bermimpi untuk pisah. Lantas kenapa bisa pisah? Padahal saat awal menikah didasari cinta. Kembali lagi, tak ada yang ‘nambal’. Karena pernikahan ialah institusi seumur hidup yang akan diemban, dkembangkan, dipelihara.

Maka saya dan tim @EO_Glanz sedang merencanakan event ‘pre-marriage’. Infonya masih samar-samar? Terus stalk TLnya ya. Sekian dari saya, dari ilmu yg sedikit dan terbatas ini semoga dapat diambil setetes-dua tetes hikmah. Semoga selalu dimudahkan oleh-Nya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s