Di kala Ramadhan, ternyata saudara/i muslim kita di Palestina kembali mendapatkan ujian berat dari Allah swt. Yaitu lewat agresi militer Israel ke tanah Palestina. Maka patutlah bersyukur kita di tanah air yang masih bisa merasakan kedamaian dalam menjalani puasa, bersahur bersama keluarga, serta berbuka dengan makanan yang tak jarang berkelimpahan.

Namun mirisnya, tak jarang saya melihat postingan yang bunyinya seperti ini:

“Palestina-lah yang lebih dulu menyerang!”
“Di Palestina juga ada non muslim!”
“Prajurit Israel juga banyak yang Muslim!”

… yang sejatinya membuat diri mengelus dada, mengapa mereka tak bisa diam saja, karena itu lebih baik jika memang mereka tak setuju.

Mari kita tak terjebak pada sudut pandang sempit tentang siapa yg menyerang lebih dulu, kenapa? Karena dengan sudut pandang besar ialah jelas, bahwa Israel sedang MENJAJAH Palestina! Maka sebagai bangsa terjajah, Palestina berhak mempertahankan tanahnya yang direbut.

Mengapa saya bilang terjajah? Lihatlah peta diatas, dari 1946 hingga sekarang batas wilayah terus saja tergerus, hingga hanya menyisakan ‘Jalur Gaza’ dan ‘Tepi Barat’. Itupun masih saja diusik dengan pembangunan hunian penduduk Israel serta boycot logistik yang masuk ke kedua wilayah Palestina tersebut.

Bro, coba refleksikan dengan negara kita tercinta ini, yang dulu dijajah Belanda & Jepang. Apa diributkan siapa yang menyerang lebih dahulu? TIDAK BUKAN? Karena sudut pandang besarnya ialah; BELANDA & JEPANG MENJAJAH TANAH AIR!

Dalam penjajahan, agama tidak menentukan keberpihakan. Di Palestina sekarang, jika ada muslim yang jadi militer Israel maka otomatis ia musuh Islam bersama karena sebagai penjajah. Sedangkan non-muslim yang tinggal dan sama-sama menderita di tanah Palestina ialah saudara yg harus dilindungi, makanya Islam mengajarkan membela negara ialah jihad tersendiri.

Maka bro, cobalah empati dengan dasar ‘as a human being’ dalam tragedi Gaza. Solusi yang tak kunjung datang, mari kita isi dengan amal-amal nyata lewat galang dana & aksi damai. Mari berharap, semoga Allah menyudahi konflik di Palestina, serta kemudahan diberikan kepada seluruh saudara/i kita disana.

“Allahummanshur mujahidin fi Filisthine, wa ikhwanal muslimin fi Filisthine, fi kulli zamani wa kulli makan”
(Ya Allah .. berilah pertolongan kepada para mujahidin di Filisthine, dan kepada saudara mulsim kami di Filisthine, dan diseluruh tempat di dunia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s