How i memorised the Qur’an in 4 months.

Great tips from our Muslim brother, thanks to my friend recently for sharing this post 🙂

Fadhil Azman's

Alhamdulillah, I thank Allah for the blessings He constantly gives. I asked Allah to always ease my affairs in revising the Qur’an & give me the means to share with and inspire others(?)

I’d like to make it clear that I have memorised around 9 juzu’ in all the years in my primary school, secondary & pre-uni. So it was kind of memorising 20 plus new juzu’ and revising back the other 9 during these 4 months. I am also not having any commitments other than birrul walidain(doing good to parents) hehe. But by Allah, those who have the intention and desire to memorise the Qur’an for Allah, He will make it easy for you insyaAllah. This is, from my experience.

Below are my tips ;

1- Purify your intentions. 

This is the utmost important point that one should always be mindful of, do it sincerely for the sake of Allah. Hoping for His mercy, obtaining His pleasure &…

View original post 1,694 more words

What ‘About Community?

What ‘About Community?

Komunitas itu tempatnya menekan ego, makanya namanya ‘komunitas’ bukan ‘geng kobra’ yang senioritas terus bangga-banggaan. Maka salah jika orang bergabung dikomunitas berharap besar sendiri, meninggalkan lainnya, yang ada biasanya bakal keluar bikin sendiri

Saya ingat jaman Rohis SMAN 6 angkatan senior, saat ‘eskul show’ ketua-ketua eskul memamerkan eskulnya. Namun ketika Rohis tampil, para ketua eskul tadi bergabung dan ternyata cuma anggota di Rohis tsb. Lebih kerennya mereka hormat sama ketua Rohisnya, gak merasa besar karena memimpin eskul lainnya.

Continue reading “What ‘About Community?”

Palestina

Palestina

Di kala Ramadhan, ternyata saudara/i muslim kita di Palestina kembali mendapatkan ujian berat dari Allah swt. Yaitu lewat agresi militer Israel ke tanah Palestina. Maka patutlah bersyukur kita di tanah air yang masih bisa merasakan kedamaian dalam menjalani puasa, bersahur bersama keluarga, serta berbuka dengan makanan yang tak jarang berkelimpahan.

Namun mirisnya, tak jarang saya melihat postingan yang bunyinya seperti ini:

“Palestina-lah yang lebih dulu menyerang!”
“Di Palestina juga ada non muslim!”
“Prajurit Israel juga banyak yang Muslim!”

… yang sejatinya membuat diri mengelus dada, mengapa mereka tak bisa diam saja, karena itu lebih baik jika memang mereka tak setuju.

Continue reading “Palestina”

Hal Luar Biasa yang dilakukan oleh Orang Biasa

Hal Luar Biasa yang dilakukan oleh Orang Biasa

Diluar negri lagi rame berita tentang seorang muslim yang ngasih sepatunya ke orang yang gak dikenal. Saya tau berita luar negri karena waktu kemaren nginep di Hotel Braga-Bandung, sedikit liat beritanya di TV Kabel.

Jadi singkat cerita, muslim itu ngeliat seorang bapak di bus tanpa mengenakan sepatu. Tanpa pikir panjang, seorang muslim tersebut melepas sepatunya dan memberikan ke bapak tersebut. Kira-kira begini dialognya,

Bapak tanpa sepatu (B): “Oh, serius kau akan memberikan sepatu ini padaku?”
Muslim yang memberi (M): “Iya, tidak apa-apa. Lagipula rumahku dekat dari halte berikutnya.”
B: “Okay, terima kasih sekali atas perhatiannya.”
M: “Sama-sama,” sambil tersenyum.

Karena mungkin tak ingin jadi perhatian, muslim tersebut buru-buru turun dari bus dan berjalan kerumahnya. Namun, adegan itu sempat diabadikan oleh supir bus itu. Mungkin baginya ini adalah hal luar biasa yang tak disangka-sangka dilakukan oleh orang yang biasa saja. 🙂

 

best regards,

sangterasing

‘Amal

‘Amal oleh Ust. KH. Rahmat Abdullah (Alm)

FUI Al 'Izzah

oleh: Ustadz KH. Rahmat Abdullah (Alm)

Banyak orang merasa telah beramal, tetapi tak ada buah apapun yang ia petik dari amalnya, baik itu perubahan sifat, kelembutan hati ataupun kearifan budi dan keterampilan beramal. Bahkan tak sedikit di antara mereka beramal jahat tetapi mengira beramal baik. Karenanya Al-Quran selalu mengaitkan amal dengan kesalihan, jadilah amal shalih. kata shalih tidak sekedar bermakna baik, karena untuk makna ini sudah tersedia istilah-istilah khusus, seperti hasan, khair, ma’ruf, birr (kebaikan) dan lain-lain. Sedangkan shalih adalah suatu pengertian tentang harmoni dan tanasuqnya (keserasian) suatu amal dengan sasaran, tuntunan, tuntutan dan daya dukun. Amal disebut shalih bila pelakunya selalu mengisi ruang dan waktu yang seharusnya diisi.

Seorang pendusta atau pengingkar agama tidak selalu mengambil bentuk penghujat arogan terhadap agama itu. Ia dapat tampil sebagai dermawan atau bahkan pelaku shalat yang khusyu. Namun pada saat yang bersamaan Allah menyebutnya pendusta agama, karena ia menghardik si yatim dan tak menganjurkan…

View original post 1,114 more words

Jika Lewat Sang Waktu

Jika Lewat Sang Waktu

Waktu kian bergulir tanpa kita bisa menghentikan atau mengontrolnya, ia datang lalu pergi dengan tega… meninggalkan kita manusia yang masih setengah baya di dunia, tanpa tahu kemana kita akan melaju nanti dan pergi.

Ada insan yang datang bersama waktu, lahir lewat rahim Ibunda tercinta.. ada pula insan yang pergi cepat mendadak tanpa pemberitahuan kepada sanak-saudara, ia pergi bersama waktu, digandeng dan didekap erat olehnya, yang lagi-lagi pergi tanpa pamit.

Kita hanyalah manusia yang terombang-ambing oleh gelombang takdir, lewat ketentuan yang telah digariskan oleh Ilahi Rabbi. Walau satu-dua masih dalam kendali kita. Ya, kita hanyalah manusia yang hanya bisa berusaha terbaik, bagi kerabat & keluarga, bagi agama dan bagi diri sendiri yang kelak kan dipertanggung-jawabkan dihadapanNya.

Sudah siapkah?
Atau lantas kita hanya mengadu tanpa siap beradu?
Hanya memelas tanpa siap berkeras?

Yap, pada akhirnya kita hanya manusia… yang lemah dan hina.. nan tercipta dari setetes mani yang hina, tapi kian bangga lewat kelemahan-kelemahan yang Ia tampakkan.

Semoga hari esok lebih baik, dengan ucap Bismillaah..

Depok, Masjid UI, 1-1-2014
“Dzuhur pertama dibulan ini”

— tribute to Kang Aden – EDCOUSTIC & Ukh Yenni (ODOJ Akhwat 35)

@Just_Riant

best regards,

sangterasing

Image